Membongkar Hadis Palsu tentang Keutamaan Al-Qur’an dan Sunnah
Sumber Agama Islam

Membongkar Hadis Palsu tentang Keutamaan Al-Qur’an dan Sunnah

Seri Hadits
✍️ Abul 'Aliya Shilahul Hawa Al Amiry 📄 83 halaman 🏢 PTIQ AL FURQON
Rp 8.000 Hemat 90%
Rp 80.000
Format PDF, bisa dibaca di semua perangkat
Link download dikirim otomatis ke email
File terproteksi password pribadi

Deskripsi

Kitab ini lahir dari keprihatinan atas banyaknya hadis palsu yang dinisbatkan kepada Nabi ﷺ, khususnya seputar keutamaan Al-Qur’an. Penulis merangkum karya Imam as-Suyuthi untuk memudahkan umat Islam membedakan mana hadis yang sahih dan mana yang dibuat-buat. Tujuan utamanya adalah menjaga kemurnian syariat dan menyelamatkan akidah dari keyakinan yang dibangun di atas riwayat batil.

Pembahasan dibagi menjadi “al-Mashnu’” atau “yang dipalsukan”. Setiap bab menyebutkan teks hadis, lalu dijelaskan jalur periwayatannya dan penilaian ulama hadis bahwa riwayat tersebut maudhu’. Tema yang dibahas antara lain: keutamaan membaca surat-surat Al-Qur’an dari awal hingga akhir, fadhilah Al-Fatihah & Ayat Kursi, keutamaan Yasin, larangan menyebut nama surat, hingga hadis tentang ahli Al-Qur’an sebagai penghuni surga. Penulis juga memasukkan bab “Gharaib as-Sunnah” yang membahas hadis palsu seputar akidah seperti Qadariyah, Jahmiyah, dan Murji’ah.

Sikap Terhadap Hadis Palsu
Penulis menegaskan bahaya meriwayatkan hadis palsu tanpa menjelaskan kepalsuannya. Setiap riwayat disertai komentar kritis, seperti “maudhu’”, “kadzdzab”, “tidak boleh dijadikan hujjah”, atau “perawinya majhul”. Ini menjadi panduan praktis agar umat tidak tertipu dengan janji pahala bombastis yang ternyata bersumber dari riwayat yang dibuat-buat.

Kutipan :

  1. “Maka ini risalah: Al-Qur’an dan Sunnah dalam Al-La’ali al-Mashnu’ah fi al-Ahadits al-Maudhu’ah, diringkas dari kitab Al-La’ali al-Mashnu’ah...”
  2. “Ahli Al-Qur’an itu para pemikul panji-panji surga... maudhu’: Mujasyi’ kadzdzab, kata Ibnu Hibban: dia memalsukan atas orang-orang terpercaya.”
  3. “Tidak boleh berhujjah dengannya. Ibnu Ruzain pendusta yang memalsukan hadis dan gurunya tidak boleh dijadikan hujjah.”
PenulisAbul 'Aliya Shilahul Hawa Al Amiry
PenerbitPTIQ AL FURQON
Jumlah Halaman83
Seri/TopikSeri Hadits
FormatPDF (Digital)

Buku Terkait

Saran, masukan, bantuan & informasi