Deskripsi
SinopsisBuku ini hadir sebagai jembatan ilmiah bagi para penuntut ilmu untuk memahami bagaimana hukum Islam dikonstruksikan melalui dalil-dalil yang valid. Diadopsi langsung dari manhaj ushul fikih madzhab Hambali, karya ini mengupas tuntas empat fondasi utama hukum (Al-Qur'an, As-Sunnah, Ijma', dan Istishhab/Dalil Akal), sekaligus mendudukkan status hukum dari dalil yang diperselisihkan seperti pendapat sahabat (Kaul Shahabi) dan syariat umat terdahulu (Syar'u Man Qablana). Secara mendalam, buku ini juga mengurai karakteristik tekstual Al-Qur'an; mulai dari kedudukan bacaan langka (Qira'ah Syadzah), eksistensi hakikat dan majas (metafora), kemurnian bahasa Arab dalam teks suci, hingga ketetapan metodologi Salaf dalam menyikapi ayat-ayat Muhkam dan Mutasyabih (terutama yang berkaitan dengan Sifat-Sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala). Buku ini menjadi panduan teoretis yang sangat krusial dalam memahami batas penalaran akal terhadap teks wahyu.
"Sebab, mengharapkan manusia mengimani dan pasrah terhadap ayat-ayat Mutasyabih yang tidak mereka ketahui takwil aslinya adalah bentuk ujian ketaatan dari Allah, agar Dia mengetahui secara nyata siapa di antara hamba-Nya yang benar-benar berjihad, bersabar, dan tunduk sepenuhnya kepada syariat-Nya."